10 Mitos Tentang SEO di 2017 ini Benar-Benar SALAH… Kamu Percaya yang Mana?

Ah… males ah urusan sama SEO. Gak penting kok SEO itu buat kita.

Gak sedikit loh yang bilang gitu dan akhirnya males belajar SEO untuk blog atau bahkan video mereka di Youtube. Dan bahkan ada yang bilang kalau SEO itu mah cuma mitos belaka. Dan banyak mitos tentang SEO yang beredar rupanya.

Red Website Design dari Inggris menerbitkan infografis tentang 10 Mitos tentang SEO ini dan memberi penjelasan apakah mitos itu benar ataukah mitos itu salah. Simak yukkk…

10 Mitos Tentang SEO dan Penjelasannya – Sebuah Infografis. Kamu Percaya Mitos Gak?

Dibaca dulu ya infografisnya. Nanti saya coba jelaskan dikit soal yang dibahas di infografis ini.

Mitos Tentang SEO – Penjelasan

1. SEO itu Sudah Gak Berlaku Lagi

Kenyataannya? Well… untuk blog ini sendiri, walau traffic blog masih belum tinggi, trafficnya stabil karena banyak yang masuk dari penerapan SEO ini.

Okay… gini, SEO itu memang bukan rumusan pasti seperti 1+1=2. Kalaupun kamu sudah jalankan SEO on Page, SEO off page dan lainnya sesuai teori… Ada kalanya faktor lain bermain. Misalnya saja: Berapa banyak pesaing yang menulis topik dengan keyword yang sama?

Selain dari jumlah pesaing itu, ada juga faktor, Apakah judul tulisan kamu di mesin pencari menarik orang untuk klik? Atau juga, seberapa mendalam tulisan kamu dalam membantu pembaca yang sedang mencari dengan keyword yang kamu gunakan?

Jadi… sebenarnya SEO itu gak MATI kok. Masih hidup dia dan terus tumbuh.

2. Gak Perlu SEO, Cukup Nulis Konten Berkualitas

Ini penjelasan dari gambar ya… Fakta! Memang konten berkualitas banyak yang suka. Tapi kalau gak bermain SEO, siapa yang akan membacanya?

Ya… kalau gitu, saya share aja di sosial media saya.

Bener banget… karena Content is the King, Promotion is the Queen. Keduanya saling melengkapi. Tapi ingat ya… bukan berarti kalau share di sosmed itu boleh SPAMMING.

Dan juga…. kalaupun kamu share di sosial media kamu, apakah follower kamu baca? Klik? Atau cuma lihat terus pergi gitu aja, seperti mantan-mantanmu itu?

Kebanyakan orang di sosial media, apalagi twitter, lebih suka baca sekilas tanpa klik – jadi gak menghasilkan traffic ke blog.

3. Gak Perlu Meta Tags

Meta Tags? Apa pula itu? Ini saya ambil dari web luar, Wordstream:

Meta tags are snippets of text that describe a page’s content; the meta tags don’t appear on the page itself, but only in the page’s code. We all know tags from blog culture, and meta tags are more or less the same thing, little content descriptors that help tell search engines what a web page is about.

Pusing?

Gampangnya sih gini, meta tag itu adalah deskripsi tentang website atau blog yang kita masukkan agar bisa dibaca oleh mesin pencari. Meta tags ini bukan gak diperlukan, justru sangat diperlukan agar mesin pencari tuh tahu, apa sih isi blog atau website kita.

Paling gampang cek aja di Google atau Bing – blog atau website kamu. Munculnya apa? Kalau TBI akan muncul seperti ini:

fakta salah tentang seo - meta tag di website atau blog itu perlu

Tulisan dari blogger untuk blogger Indonesia…. << ini meta tag yang saya set di blog ini.

Nah yang tertulis di situ adalah Meta Tags. Caranya gimana biar bisa? Kalau pengguna wordpress self-hosted, bisa menggunakan plugin seperti YOAST. Kalau di blogspot, harus edit HTML nya.

4. SEO itu Hanya Trik Semata

Well… kalau dibilang trik sih iya, imho. Trik bagaimana menerapkan SEO dalam postingan hingga muncul di page one Google tapi juga gak bikin orang yang baca pusing (karena isinya keyword stuffing).

Tapi di infografis ini, yang dimaksudkan adalah trik yang bisa “diakali” oleh semua orang atau penggiat Digital Marketing. Kenyataannya? Gak sedikit situs yang kena penalti kan oleh Google?

Itu karena mereka menggunakan “trik” atau sering dikenal dengan blackhat SEO. 

5. Link ke Situs Lain itu Merugikan

Kenyataannya? Gak sama sekali.

Inti dari memberi link ke situs lain ataupun link internal kan sebenarnya ingin memberitahukan informasi lain yang kiranya bermanfaat. Nah… kalau kamu kasih link ke situs luar yang memang sudah terkenal, bisa jadi membantu blog kita untuk naik.

Apalagi kalau kamu memasukkan link ke situs yang memang sudah terkenal dengan topik yang relate dengan tulisan kita. Misalnya, kalau menulis soal panduan ngeblog, kamu kasih link ke TBI blog yang sudah ternama soal ngeblog, seperti PanduanIM atau SugengID.

Baca juga: Cara Mengedit Tulisan Lama di Blog – Salah satunya karena update backlink ini

6. Panjang Konten Tidak Berpengaruh

Sudah baca Trend SEO 2017 yang ini gak? Di sana kan ditulis kalau trennya adalah tulisan yang pendek akan semakin dilirik.

Tapi, tulisan pendek itu sih memang lebih mudah dibaca. Tapi kalau kamu menginginkan backlink (nomor 5 di atas), percaya deh, tulisan yang lebih panjang dan lebih membahas secara mendalam lebih dilirik.

7. Google Benci sama SEO

Well… yakin gitu kalau Google benci sama SEO? Mitos tentang SEO yang satu ini sih salah banget. Biasanya yang benci SEO itu malah Blogger… pusink katanya.

Baca juga: Blogger dan SEO – Love and Hate Relationsh*p?

Kenyataannya, Google selalu update algoritma Search Engine mereka. Tujuannya apa? Ya gak lain biar konten yang muncul saat orang mencari “sesuatu” itu relevan dan memang bagus. Google itu kan “jualannya” hasil pencarian itu.

8. Aktivitas di Social Media itu Gak Efek ke SEO

Nah… jujur, untuk yang satu ini, saya sendiri masih belum terlalu dalam. Tapi dalam infografis disebutkan kalau semakin banyak share di Sosial Media, akan semakin memantapkan tulisan kita di nomor 1 saat pencarian.

Ada beberapa studi kasus sebenarnya mengatakan memang ada korelasi antara jumlah like, share dan comment di akun media sosial terkait tulisan kita dengan posisi artikel itu di mesin pencari. Cek saja gambar berikut:

 

hubungan sosial media share dengan seo

Korelasi antara sosial media dengan SEO (sumber: CognitiveSEO)

Kalau lihat gambar itu, jelas ya ada efeknya antar jumlah share, like dan comment di sosial media dengan SEO untuk artikelnya. Tapi jangan lupakan…

9. SEO itu Sekali Jadi

TET TOTTTT

Gak sama sekali. Dalam proses saya sendiri menaikkan traffic blog personal dengan SEO aja, efeknya itu baru berasa 3 – 6 bulan kemudian. Udah gitu, gak berhenti di situ doang. Masih harus yang perlu dibenahi lagi.

Misalnya aja, harus rajin lihatin ada Error 404 apa gak – ini bisa efek ke Bounce Rate blog dan efek ke SEO blog keseluruhan.

Atau juga, harus memastikan, backlink yang ada di tulisan itu memang masih bener – terutama kalau ada yang komen pakai url post bukannya homepage blog. << biasanya sih blogger yang lagi ikutan lomba blog atau dapat job review, selesai, mereka hapus.

Nah di kitanya (yang mendapatkan komen), jadi rusak karena tulisan itu dihapus. Kalau kita gak bersihkan blog kita dari yang seperti ini (broken link), siap aja SEO kita turun.

10. Guest Blogging itu Gak Bermanfaat

 

Guest Blogging itu masih sangat bermanfaat dan berguna kok. Baik itu untuk mendapatkan backlink di blog orang lain ataupun mengenalkan diri kita sebagai blogger kepada orang lain.

Coba deh baca tulisan Mbak Carra terkati kenapa kita perlu Guest Blogging ini dan juga etika dalam guest blogging.

Dan karena kita mendapatkan backlink dari tulisan kita di blog orang ini, secara gak langsung, kita itu menaikkan SEO kita loh.

Jadi… Masih Ada Pertanyaan Soal SEO?

Itu dia 10 Mitos Tentang SEO – well, persepsi salah terkait SEO selama ini sih. Apa kamu termasuk yang percaya mitos itu? Atau mungkin kamu punya mitos lainnya? Jangan sungkan share dan tanya via email ke info@tulisanbloggerindonesia.com ya.